Monday, 29 August 2016
Sunday, 28 August 2016
Tuesday, 9 August 2016
Kado Istimewa HUT Ke-53 SMPN 1 Banjar dari KSPAN
Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba
(KSPAN) patut berbangga. Pasalnya
sepekan menjelang perayaan ulang tahun sekolahnya; Yakni SMPN 1 Banjar.
Mereka mampu mempersembahkan kado istimewa berupa prestasi terbaik sebagai
Juara Umum 2 Jambore KSPAN se-Kabupaten Buleleng.
BANJAR, TENAR MAGAZINE – Kelompok Siswa Peduli Aids dan Narkoba (KSPAN) SMPN 1
Banjar masih menunjukkan taringnya. Terbukti dari sekian kali perhelatan
Jambore KSPAN tingkat Kabupaten, sekolah besutan Kepala Sekolah Ida Bagus Adi
Parwata, S.Pd, M.Pd selalu tampil menjadi yang terbaik. Dalam Lomba jambore
KSPAN yang berlangsung akhir Juli lalu, KSPAN SMPN 1 Banjar mampu tampil
sebagai juara umum dua.
Beberapa tampilan yang mampu mengantarkan
Kelompok Siswa tersebut meraih prestasi terbaik adalah; Juara 2 tutor sebaya,
Juara 2 Mars KSPAN dengan judul Mars KSPAN SMPN 1 Banjar, dan Juara 3 Kecak Dag
dengan judul Tobat. 22 peserta yang terdiri dari 11 pelajar putri dan 11 orang
pelajar putra tampak sangat kompak dalam mengikuti setiap event yang
dilombakan. Keberhasilan para pelajar SMPN 1 Banjar yang tergabung dalam
kelompok KSPAN tidak terlepas dari ketekunan para gurunya seperti; Ni Putu Ayu
Dwi Putranti, Sp.Si, Ketut Sukiarta,S.Pd, Ni Made Ayu Parwiani, S.Pd dan Ida
Bagus Kade Ari Wijaya, dalam membimbing dan mengarahkan siswanya.
“Ya kita sangat bersyukur, masih
bisa mempertahankan prestasi terbaik dalam Jambore KSPAN Tahun ini. Yaitu mampu
meraih peringkat juara 2 umum. Prestasi ini menjadi semakin spesial karena kami
dapatkan menjelang perayaan HUT ke-53 SMPN 1 Banjar. Jadi apa yang mampu
dipersembahkan oleh anak-anak sepenuhnya kami dedikasikan buat kejayaan SMPN 1
Banjar”. ujar salah satu pembina KSPAN SMPN 1 Banjar Ni Putu Ayu Dwi Putranti.
Menurut Bu Ninin, panggilan
akrab Ni Putu Ayu Dwi Putranti; KSPAN sebagai
salah satu kegiatan ekstra kurikuler di sekolah keberadaannya sangat
strategis. Pasalnya dari kegiatan ini para pelajar akan menyadari dan paham tata
cara bersosialisasi. Terutama bagaimana mereka mampu terhindar dari pergaulan
bebas. “Selain pengetahuan tentang bahaya Narkoba dan AIDS kita juga
mengajarkan kepada siswa agar bisa memberikan penyuluhan kepada teman-teman
mereka di satu sekolah tentang bahaya HIV/AID. Apalagi Kabupaten Buleleng
berada diperingkat kedua setelah Denpasar sebagai daerah yang masuk kategoro
kritis terkait HIV Aids dan Narkoba”. Kilah Ninin yang juga sebagai Guru BK di
sekolahnya.
Ninin berharap kegiatan Lomba
Jambore KSPAN ini bisa diikuti oleh seluruh SMP dan SMA di Buleleng, agar
pemahaman tentang bahaya Narkoba dan HIV/AIDS lebih mantap. “Setahu saya, 2
tahun lalu sudah di ketemukan 2 anak SMP yang mengidap HIV/AIDS. Saya harap
kalau bisa, kedepan semua sekolah bisa terlibat dalam kegiatan KSPAN ini.
Sehingga aktivitas KSPAN di masing-masing sekolah akan aktif secara
berkelanjutan tidak saat lomba saja”. jelas bunda dari Ida Bagus Komang Raditya
Riski Dharma Putra.
Sementara itu, siswi SMPN 1
Banjar Komang Citra Pratiwi yang turut serta sebagai peserta dalam Jambore
KSPAN mengatakan sanagat senang bisa turut serta dalam kegiatan tersebut.
Karena dalam kegiatan Jambore ini dikatakannya rasa kekeluargaan antara teman dan
guru semakin erat apalagi dengan di raihnya juara.
“Saya sangat senang meski kita naik bemo ke bumi
perkemahan, tetapi saya sangat senang karena rasa kekeluargaan antara teman dan
guru semakin erat lebih-lebih kami mendapat juara. Saya harap kedepannya KSPAN
lebih maju dan bisa bebas Narkoba dan AIDS khususnya di Buleleng ini”. Terang
Citra yang juga menjabat sebagai Ketua Osis di SMPN 1 Banjar.
Anak-anak KSPAN SMPN 1 Banjar tidak hanya bergerak di
saat lomba saja, melainkan setiap jam pelajaran kosong di suatu kelas para
siswa yang tergabung dalam KSPAN tersebut terjun untuk mensosialisasikan bahaya
Narkoba dan HIV/AIDS.
“Kita disini tidak hanya saat ekstra saja melakukan
atau mensosialisasikan bahaya Narkoba dan AIDS di sekolah, jika kita temui jam
kosong di suatu kelas kita masuk kesana dan mensosialisasikan apa-apa yang kami
dapat saat ikut Jambore KSPAN atau seminar. Karena tidak semua siswa ikut dalam
kegiatan tersebut dan ini juga merupakan program kami di Osis dan KSPAN”. Kata
Citra yang memiliki hobi menari tersebut.
Selain Komang Citra teman seperjuangannya yang
terlibat dalam Jambore kemarin yaitu Kadek Dwi Suputra juga sependapat dengan
Citra. Menurutnya kegiatan KSPAN ini di harapkan kedepan bisa menemukan obat
untuk menyembuhkan orang yang terkena penyakit AIDS tersebut. “Ya saya harap,
penemu obat untuk menyembuhkan AIDS bisa di temukan lebih cepat agar bisa
menyelamatkan saudara-saudara kita di luar yang terkena penyakit tersebut.
Kalau bisa sih dari anak-anak KSPAN”. Harapan Kadek Dwi Suputra. MPT-ZAP
Subscribe to:
Posts (Atom)







