UPP Busungbiu Bina Anak Berprestasi
Prestasi bidang akademis anak-anak
Sekolah Dasar di Kecamatan Busungbiu tidak bisa dipandang sebelah mata.
Keberhasilan Made Dwi Andika Putra nangkring diperingkat sepuluh besar bidang
studi IPA dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi Bali
adalah salah satu bukti bahwa prestasi mereka patut diperhitungkan. Apa saja
kiat UPP Kecamatan Busungbiu meningkatkan prestasi anak didiknya ?
BUSUNGBIU, TENAR MAGAZINE –Berbicara masalah kemampuan anak-anak SD di Kecamatan
Busungbiu sejatinya tidak usah diragukan lagi. Potensi korp siswa berseragam
putih merah hati ini sesungguhnya memiliki potensi yang tidak terpaut jauh
dengan potensi prestasi yang dimiliki rekannya di Kecamatan Kota; Buleleng.
Masih segar dalam ingatan kita. Penomena Made Dwi
Andika Putra adalah salah satu bukti, bahwa Busungbiu tidak tertidur. Berhasil
nangkring di posisi sepuluh besar OSN Provinsi bukan sesuatu kebetulan. Ini
adalah prestasi, dari sebuah eksistensi perjuangan siswa SDN 3 Kekeran yang
patut diapresiasi. Menembus ajang selevel OSN sampai ketingkat Provinsi bukan
sesuatu yang mudah.
Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (Ka.UPP) Kecamatan
Busungbiu Drs. Wayan Mahardika mengatakan kemampuan siswa di Kecamatan
Busungbiu sudah layak dipertimbangkan. Terlebih dalam ajang Olimpiade Sains
Nasional (OSN) tahun ini. “Kecamatan Busungbiu mesti di pertimbangkan sebab
satu siswa kita masuk nominasi 7 Siswa yang mewakili Buleleng ketingkat
Provinsi, ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua. Saya harap anak-anak
semua ada yang mengikuti jejaknya”. Ungkap Mahardika memotivasi anak dididiknya
yang mengikuti seleksi siswa berprestasi tingkat kecamatan.
Kendati diakui, dominasi
anak-anak kota kerap kali menjadi batu sandungan bagi duta kecamatan diluar
Kecamatan Buleleng. Maklum selain mendapat materi secara konvensional di
sekolah, mereka pada umumnya mendapat dukungan serta fasilitas lebih dari para
orang tuanya. Terutama didalam mendapatkan pemantapan serta pendalaman materi
dari lembaga kursus. Maka tidak heran dominasi kota masih sangat kuat, namun
begitu bukan berarti sulit ditembus. Solusinya harus ada kemauan dan
kebersamaan dari stake holder
diwilayah tersebut didalam memanej
prestasi akademik yang dimiliki anak didiknya.
Di Kecamatan Busungbiu misalnya, Tim Kecamatan yang
dikoordinir Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (Ka. UPP) Busungbiu kini mulai
menerapkan sistem pembinaan berkelanjutan. Pembinaan berkelanjutan ini mulai
diterapkan dengan menyasar hasil seleksi siswa berprestasi tahun ini. “Perjalanan
Mereka tidak hanya sampai disitu saja, meski yang mewakili Kecamatan hanya satu
orang, tetapi Mereka bertiga diwajibkan mengikuti pembinaan lanjutan. Mereka
yang diperioritaskan mendapatkan pembinaan lanjutan adalah siswa atau siswi
yang berhasil menempati posisi 1 sampai 3”. Papar Ketua Panitia Seleksi Siswa
berprestasi Kecamatan Busungbiu Nyoman Suandika, S.Pd.
Ditambahkan, tiga besar siswa
berprestasi ini dalam mengikuti pembinaan lanjutan akan dikembalikan ke sekolah
masing-masing tetapi ada dalam pengawasan Tim Siswa berprestasi dari UPP dan
secara rutin dimonitoring oleh Ka UPP Drs. Wayan Mahardika.
Seperti diketahui duta siswa dan
siswi berprestasi asal Kecamatan Busungbiu dalam seleksi siswa-siswi
berprestasi tingkat kabupaten belum mampu menunjukkan prestasi terbaiknya.
Kendati demikian kedua utusannya yakni I Putu Gilang Saputra masih mampu
terhindar dari posisi juru kunci. Pasalnya nilai yang diperoleh siswa asal SDN
1 Pucaksari itu masih lebih baik dibandingkan rekannya Putu Bayu Praja Waisnawa
dari SDN 1 Sangsit, Kecamatan Sawan. Sementara dikelompok putri Ni Putu Dinda
Praditha Agustin Savitri juga menempati peringkat 8 sama dengan rekannya Gilang
Saputra. Posisi Dinda dari SDN 1 Tista diselamatkan oleh Kadek Lisa Karismayani
dari SDN 2 Silangjana, Kecamatan Sukasada yang harus puas menempati posisi juru
kunci dikelompok putri.
Sebelum berlomba di tingkat Kabupaten, seleksi siswa
berprestasi di Kecamatan Busungbiu diikuti 92 Peserta dari 46 Sekolah Dasar
yang ada di Kecamatan Busungbiu. Masing-masing sekolah di wakili oleh dua orang
yaitu satu orang peserta putra dan satu orang peserta putri. Adapun bidang
studi yang dilombakan; Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika dan PKN.
Seleksi yang belangsung sehari (8/4) itu telah
mendapat jawara yaitu di Kelompok Putra Peringkat Satu ; Putu Gilang Saputra
(SDN 1 Pucaksari), Peringkat Dua ; Putu Ananta Wijaya (SDN 2 Pelapuan),
Peringkat Ketiga ; Putu Deris Nikta Saputra (SDN 1 Sepang Kelod). Dan di
Kelompok Putri di Peringkat Satu ; Ni Putu Dinda Praditha Agustin Savitri (SDN
1 Tista), Peringkat Dua ; Kadek Elvira Setiani (SDN 2 Busungbiu), Peringkat
Ketiga di duduki oleh ; Komang Denny Pariatini (SDN 6 Busungbiu). MT-ZAP
No comments:
Post a Comment