Friday, 10 June 2016

UPP Busungbiu Bina Anak Berprestasi

Prestasi bidang akademis anak-anak Sekolah Dasar di Kecamatan Busungbiu tidak bisa dipandang sebelah mata. Keberhasilan Made Dwi Andika Putra nangkring diperingkat sepuluh besar bidang studi IPA dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi Bali adalah salah satu bukti bahwa prestasi mereka patut diperhitungkan. Apa saja kiat UPP Kecamatan Busungbiu meningkatkan prestasi anak didiknya ?

BUSUNGBIU, TENAR MAGAZINE –Berbicara masalah kemampuan anak-anak SD di Kecamatan Busungbiu sejatinya tidak usah diragukan lagi. Potensi korp siswa berseragam putih merah hati ini sesungguhnya memiliki potensi yang tidak terpaut jauh dengan potensi prestasi yang dimiliki rekannya di Kecamatan Kota; Buleleng.
Masih segar dalam ingatan kita. Penomena Made Dwi Andika Putra adalah salah satu bukti, bahwa Busungbiu tidak tertidur. Berhasil nangkring di posisi sepuluh besar OSN Provinsi bukan sesuatu kebetulan. Ini adalah prestasi, dari sebuah eksistensi perjuangan siswa SDN 3 Kekeran yang patut diapresiasi. Menembus ajang selevel OSN sampai ketingkat Provinsi bukan sesuatu yang mudah.
Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (Ka.UPP) Kecamatan Busungbiu Drs. Wayan Mahardika mengatakan kemampuan siswa di Kecamatan Busungbiu sudah layak dipertimbangkan. Terlebih dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini. “Kecamatan Busungbiu mesti di pertimbangkan sebab satu siswa kita masuk nominasi 7 Siswa yang mewakili Buleleng ketingkat Provinsi, ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua. Saya harap anak-anak semua ada yang mengikuti jejaknya”. Ungkap Mahardika memotivasi anak dididiknya yang mengikuti seleksi siswa berprestasi tingkat kecamatan.
                Kendati diakui, dominasi anak-anak kota kerap kali menjadi batu sandungan bagi duta kecamatan diluar Kecamatan Buleleng. Maklum selain mendapat materi secara konvensional di sekolah, mereka pada umumnya mendapat dukungan serta fasilitas lebih dari para orang tuanya. Terutama didalam mendapatkan pemantapan serta pendalaman materi dari lembaga kursus. Maka tidak heran dominasi kota masih sangat kuat, namun begitu bukan berarti sulit ditembus. Solusinya harus ada kemauan dan kebersamaan dari stake holder diwilayah tersebut didalam memanej prestasi akademik yang dimiliki anak didiknya.
Di Kecamatan Busungbiu misalnya, Tim Kecamatan yang dikoordinir Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (Ka. UPP) Busungbiu kini mulai menerapkan sistem pembinaan berkelanjutan. Pembinaan berkelanjutan ini mulai diterapkan dengan menyasar hasil seleksi siswa berprestasi tahun ini. “Perjalanan Mereka tidak hanya sampai disitu saja, meski yang mewakili Kecamatan hanya satu orang, tetapi Mereka bertiga diwajibkan mengikuti pembinaan lanjutan. Mereka yang diperioritaskan mendapatkan pembinaan lanjutan adalah siswa atau siswi yang berhasil menempati posisi 1 sampai 3”. Papar Ketua Panitia Seleksi Siswa berprestasi Kecamatan Busungbiu Nyoman Suandika, S.Pd.
                Ditambahkan, tiga besar siswa berprestasi ini dalam mengikuti pembinaan lanjutan akan dikembalikan ke sekolah masing-masing tetapi ada dalam pengawasan Tim Siswa berprestasi dari UPP dan secara rutin dimonitoring oleh Ka UPP Drs. Wayan Mahardika.
                Seperti diketahui duta siswa dan siswi berprestasi asal Kecamatan Busungbiu dalam seleksi siswa-siswi berprestasi tingkat kabupaten belum mampu menunjukkan prestasi terbaiknya. Kendati demikian kedua utusannya yakni I Putu Gilang Saputra masih mampu terhindar dari posisi juru kunci. Pasalnya nilai yang diperoleh siswa asal SDN 1 Pucaksari itu masih lebih baik dibandingkan rekannya Putu Bayu Praja Waisnawa dari SDN 1 Sangsit, Kecamatan Sawan. Sementara dikelompok putri Ni Putu Dinda Praditha Agustin Savitri juga menempati peringkat 8 sama dengan rekannya Gilang Saputra. Posisi Dinda dari SDN 1 Tista diselamatkan oleh Kadek Lisa Karismayani dari SDN 2 Silangjana, Kecamatan Sukasada yang harus puas menempati posisi juru kunci dikelompok putri.
Sebelum berlomba di tingkat Kabupaten, seleksi siswa berprestasi di Kecamatan Busungbiu diikuti 92 Peserta dari 46 Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Busungbiu. Masing-masing sekolah di wakili oleh dua orang yaitu satu orang peserta putra dan satu orang peserta putri. Adapun bidang studi yang dilombakan; Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika dan PKN.
Seleksi yang belangsung sehari (8/4) itu telah mendapat jawara yaitu di Kelompok Putra Peringkat Satu ; Putu Gilang Saputra (SDN 1 Pucaksari), Peringkat Dua ; Putu Ananta Wijaya (SDN 2 Pelapuan), Peringkat Ketiga ; Putu Deris Nikta Saputra (SDN 1 Sepang Kelod). Dan di Kelompok Putri di Peringkat Satu ; Ni Putu Dinda Praditha Agustin Savitri (SDN 1 Tista), Peringkat Dua ; Kadek Elvira Setiani (SDN 2 Busungbiu), Peringkat Ketiga di duduki oleh ; Komang Denny Pariatini (SDN 6 Busungbiu). MT-ZAP






No comments:

Post a Comment